Harga rumah yang terus merangkak naik, kerap menjadi kerikil sandungan untuk masyarakat membeli rumah, terutama bagi mereka karyawan yang mempunyai honor sebatas UMR (Upah Minimum Regional).
Namun damai saja, bagi Anda yang mempunyai penghasilan UMR, bekerjsama masih sanggup kok membeli rumah. Nah, dalam rangka Hari Buruh yang dirayakan setiap tanggal 1 Mei, .com kali ini akan membagikan tips membeli rumah untuk karyawan dengan honor UMR
Harus Hemat Dengan Gaji Kecil
Hemat pangkal kaya, tentu Anda sering mendengar ungkapan tersebut bukan? Walau honor kecil, untuk membeli rumah, hal pertama yang dilakukan yaitu berhemat. Sebisa mungkin Anda harus benar-benar memperhatikan urusan pengeluaran dalam hal berbelanja, gunakan uang Anda untuk berbelanja keperluan utama, jangan berlebihan apa lagi memakai kartu kredit batasi hal tersebut. Tanamkan dalam diri Anda, rumah yaitu keperluan utama, bukan gadget baru, atau pun kendaraan baru. Makara beli rumah dengan honor kecil bukanlah hal yang tidak mungkin.
Menabung Walau Gaji Kecil
Hanya sekedar ekonomis tentu tidak cukup, Anda pun juga diwajibkan untuk menabung dengan konsisten, sisihkan uang honor Anda minimal 20 persen setiap bulannya, buat lah rekening khusus pada bank dan jangan bercampur dengan rekening untuk pengeluaran harian.
Lantas bagaimana jikalau pendapatan yang didapat ternyata hanya cukup untuk keperluan sehari-hari, kalau sudah begini ceritanya tentu Anda harus mulai untuk berfikir mencari penghasilan tambahan, mulailah untuk menciptakan bisnis sampingan guna menambah pundi-pundi rupiah Anda. Pilih lah bisnis sampingan yang tidak menghabiskan banyak modal menyerupai agent properti ataupun bisnis online.
Jangan Mengontrak
Jangan pernah terlintas dipikiran Anda untuk mengontrak, alasannya hal tersebut justru akan menciptakan boros. Contohnya jikalau Anda kebetulan mengontrak dengan biaya Rp 1 juta per bulan, maka dalam waktu setahun dana yang harus dikeluarkan berjumlah Rp 12 juta, angka tersebut bekerjsama sanggup dipakai sebagai uang muka untuk membeli rumah subsidi.
Jadi, sebaiknya sebisa mungkin Anda tidak menentukan mengontrak, namun jikalau hal tersebut terpaksa dilakukan sebaiknya Anda mencari rekan yang sanggup diajak untuk patungan membayar kontrakan.
Pilih KPR
Setelah berhasil untuk mengumpulkan uang down payment dari berhemat dan menabung, langkah selanjutnya Anda mengajukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR), langkah ini merupakan solusi yang paling sempurna untuk membeli rumah bagi Anda yang tidak mempunyai cukup uang untuk membayar dengan cara tunai ataupun cash bertahap.
Jika Anda ingin mengambil rumah dengan denah KPR sebaiknya carilah bank yang memperlihatkan bunga yang paling rendah alasannya hal tersebut tentu akan memudahkan untuk membayar cicilan bunga.
Lantas bagaimana ceritanya, jikalau penghasilan kita ternyata tidak cukup untuk mengajukan KPR. Tidak perlu khawatir. alasannya Anda pun sanggup mengajukan KPR subsidi, jenis kredit ini memang khusus ditujukan bagi mereka Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Jenis KPR subsidi mempunyai banyak keunggulan, menyerupai harga rumah yang relatif lebih murah, bunga flat 5 persen, dan jangka waktu peminjaman sampai 20 tahun lamanya.
Syarat untuk mengajukan KPR jenis ini yaitu honor pemohon maksimal Rp 4 juta untuk membeli rumah dan honor maksimal Rp 7 juta untuk membeli apartemen. Selain itu jenis KPR ini hanya dikhususkan bagi pemohon yang belum pernah mempunyai rumah.
Ikut Lelang Rumah
Selain KPR subsidi, bekerjsama ada cara lain untuk mendapat rumah dengan harga yang miring, yakni dengan mengikuti lelang rumah. Dengan mengikuti denah pembelian lelang rumah tersebut Anda sanggup mendapat rumah dengan harga yang murah. Pasalnya rumah yang diikut sertakan dalam lelang tersebut merupakan rumah sitaan yang gagal dilunasi oleh debitur KPR bank.
Namun jikalau Anda ingin mengikuti lelang rumah, sebaiknya terlebih dahulu mengecek kondisi rumah, beserta kanal menuju ke sana, pastikan kondisi rumah dalam keadaan baik dan bebas banjir.

Tidak ada komentar